Home » Berita » Jendral Tito Karnavian: Mako Brimob Kelapa Dua Tak Layak Jadi Rutan Teroris

tito karnavian

Saling Silang – Insiden berdarah yang terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, disebut-sebut akibat beberapa permasalahan.

Salah satu permasalahan yang menjadi pemicu penyerangan dan penyanderaan beberapa anggota polisi adalah tak layaknya rutan tersebut yang dijadikan tempat penahanan sementara bagi para narapidana teroris.

Tak layaknya Rutan Mako Brimob sebagai tempat para narapidana singgah untuk menunggu persidangan atau pemindahan ke Lembaga Pemasyarakatan setelah pihak kepolisian melakukan evaluasi yang menewaskan lima anggota Polri.

“Evaluasi kita Rutan Brimob tak layak jadi rutan teroris karena tidak ada maksimal security (pengamanan yang maksimal),” ucap Jenderal Polisi Tito Karnavian di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Kamis 10 Mei 2018.

Selain tak adanya pengamanan yang maksimal, rutan Mako Brimob bukanlah tempat yang diperuntukan tempat sel tahanan bagi narapidana teroris.

Bahkan, Tito menyebut, kapasitas dalam rumah tahanan itu juga menjadi salah satu penyebabnya. Sebab, rumah tahanan yang sebelumnya hanya cukup untuk menampung puluhan narapidana teroris, saat ini telah melebih kapasitas.

Sebab, pada dasarnya rutan Mako Brimob adalah tempat untuk lokasi penahanan bagi anggota Polri yang tesangkut atau terjerat kasus pidana.

(Kumparan.com/Kriminologi.id)

tags: ,
Bukan SalingSilang.com
Paus Fransiskus Mendoakan Korban Bom di Surabaya

Paus Fransiskus Mendoakan Korban Bom di Surabaya

Pengeboman yang terjadi di Surabaya menjadi perhatian dunia. Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus mendoakan agar kekerasan yang terjadi segera berakhir. Paus Fransiskus meyakinkan orang-orang Indonesia dan khususnya orang-orang Kristen di Surabaya bahwa ia ‘sangat dekat’ dengan mereka. Pernyataan itu disampaikan Paus menyusul serangan mematikan
PDIP Ajak Demokrat Sepakati Gamawan-Diah Anggraini Hulu Korupsi E-KTP

PDIP Ajak Demokrat Sepakati Gamawan-Diah Anggraini Hulu Korupsi E-KTP

Salingsilang.net–Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan mengajak Partai Demokrat bersama-sama mendukung KPK menuntaskan kasus dugaan korupsi KTP Elektronik secara tuntas dari hulunya dan dari sumbernya. “Kami paham beban psikologis Demokrat, mengingat kasus korupsi tersebut terjadi pada pemerintahan SBY dan
Alumni 212 Dukung Prabowo Asal Tegakan Syariat Islam, Ini Jawaban Gerindra

Alumni 212 Dukung Prabowo Asal Tegakan Syariat Islam, Ini Jawaban Gerindra

Salingsilang.net–Partai Gerindra merespons syarat yang diberikan Persaudaraan Alumni 212 kepada Prabowo Subianto jika ingin didukung pencalonannya sebagai bakal calon presiden di Pemilu 2019. Persaudaraan Alumni 212 menyatakan bakal mendukung Prabowo dengan syarat Ketua Gerindra itu bersedia menegakkan hukum Islam seandainya terpilih nanti. “Partai
Anies Baswedan Tak Mau Pekerja Alexis Jadi Korban

Anies Baswedan Tak Mau Pekerja Alexis Jadi Korban

Salingsilang.net – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pelanggaran yang ada di Alexis diketahui semua orang termasuk pekerjanya. Anies tak ingin ada kesan pekerja merasa jadi korban akibat penutupan Alexis. “Saya ingin garis bawahi, ini pelanggaran yang dilakukan dan diketahui semua yang bekerja di
Demokrat Anggap PDIP Bermasalah dengan Jokowi

Demokrat Anggap PDIP Bermasalah dengan Jokowi

salingsilang.net – Partai Demokrat menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mengaku tak berupaya merenggangkan keharmonisan mereka dengan Presiden Joko Widodo, di mana hubungan keduanya belakangan cukup mesra. PD baru-baru ini ikut diseret PDIP ketika membela dua kadernya, Puan Maharani dan Pramono Anung, yang